Akbar Narayana_190332622427_Kimia Murni

 

Esai                                                                                               Kamis, 10 September 2020

Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Resmi dan Bahasa Nasional. Bahasa Inggris sebagai Bahasa Internasional. Bahasa daerah/lokal sebagai identitas perorangan/kelompok/ras/suku dan budaya lokal.

            Bahasa erat kaitannya dengan komunikasi, yaitu penyampaian suatu hal dengan kata-kata yang diutarakan dalam bentuk lisan,tulisan,ekspresi wajah,dll. Mengenai betapa pentingnya suatu bahasa dapat dilihat dari penggunanya yang bahkan terucap tanpa henti di berbagai belahan dunia ini.

            Kegiatan berbahasa sebagai seorang pribadi di forum dan tulisan ilmiah dapat diwujudkan dengan penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar serta sesuai dengan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI).Semakin kita menggunakan bahasa-bahasa yang lain dengan ketentuan yang mengikatnya.

            Lingkungan Sosial juga salah satu tempat di mana penggunaan bahasa sehari-hari dengan penutur yang bermacam-macam,yaitu tetangga,kerabat,teman,bahkan orang asing.Saya akan melakukan pemilihan kata yang tepat ketika berbicara dengan siapapun, baik formal maupun nonformal.

            Lingkungan Keluarga adalah lingkungan yang sangat dekat, hampir setiap jam-jam yang kita lewati beberapa diantaranya dihabiskan di lingkungan keluarga.Lingkungan ini ditekankan secara khusus untuk bertatakrama terhadap sesama anggota keluarga yang saling peduli dan menyayangi satu sama lain.

            Sebagai seorang yang sedang beranjak dewasa,dan kemudian akan menikah dalam 5 s.d. 10 tahun ke depan,tentunya pembelajaran bahasa adalah hal pertama yang bisa diajarkan.Kebanyakan akan mengikuti bahasa ibu,apabila masyarakat yang hidup di daerah pada umumnya bahasa pertama yang diajarkan adalah bahasa daerah,berbeda dengan yang tinggal di kota-kota besar sering ditemukan bahwa bahasa ibunya adlah Bahasa Indonesia,sedangkan yang tinggal di luar negeri, kemungkinan besar bahasa pertamanya adalah sesuai negara masing-masing.

            Menyadari hal tersebut,saya akan lebih memprioritaskan bahasa daerah sebagai bahasa pertama yang akan saya ajarkan,diikuti berbarengan dengan Bahasa Indonesia ,kemudian ketika ia bersosialisasi dengan orang banyak serta mengingat pentingnya, makan saya akan mengajarkan beberapa bahasa asing agar ia kuasai.

            Dengan demikian, bahasa menjadi salah satu aspek penting yang tidak dapat dipandang sebelah mata saat ini. Mempelajari bahasa baru bukanlah tanda membenci bahasa yang telah dikuasai sebelumnya. Sebagai mahasiswa yang kini sadar akan hal itu, hendaknya bahasa daerah dilestarikan, Bahasa Daerah dipergunakan,serta Bahasa Inggris atau bahasa asing yang lainnya dapat dikuasai di kemudian hari.Sekian.

            Dibuat oleh : Akbar Narayana

Comments

  1. mohon maaf mau bertanya saya Tiara Nur A.S jadi intinya bahasa yang akan diajarkan pertama kali itu bahasa indonesia atau bahasa daerah?
    sekian terima kasih

    ReplyDelete
  2. Saya sangat setuju dengan memprioritaskan bahasa daerah untuk diajarkan pada anak. Sehingga anak bisa diajari berbahasa daerah yang baik dan benar.

    ReplyDelete
  3. Saya setuju mengenai penggunaan tata bahasa yang baik dan benar dengan menyesuaikan kepada siapa kita berbicara.

    Reza Bagaskara (190522548430)

    ReplyDelete
  4. Essai sangat mudah dipahami namun sedikit saran dalam penulisannya mohon diperbaiki lagi, seperti adanya spasi setelah tanda baca koma (,) dan titik (.). Selebihnya sudah cukup baik.

    ReplyDelete
  5. Shofi Indriyani (190332622458)
    Anda mengatakan bahwa bahasa daerah adalah bahasa yang pertama Anda ajarkan kepada anak, namun bagaimana jika nanti istri masa depan Anda berasal dari daerah yang berbeda dengan Anda ? Terima kasih.

    ReplyDelete
  6. Penulisannya bagus, bahasa mudah dipahami. Saya juga setuju dengan pendapat bahwa kita harus mengutamakan bahasa daerah.

    Kharisma Mirza (190332622432)

    ReplyDelete
  7. saya sangat setuju dengan pernyataan anda bahwa mempelajari bahasa baru bukanlah tanda membenci bahasa yang telah diketahuinya. karena kita tidak bisa, menghakimi seseorang yang mempelajari budaya lain dengan anggapan bahwa ia melupakan identitasnya.

    ReplyDelete
  8. Halo akbar, aku mau tanya nih. Kalau kamu mengajarkan bahasa daerah lebih dulu kepada anak kamu, sedangkan kamu tinggalnya berpindah pindah daerah bagaimana? Tidakkah itu menyulitkan anakmu untuk beradaptasi?
    Terimakasih

    An Naas Amalia Rahardja Putri
    (190332622474)

    ReplyDelete
  9. Saya Nanda Fani (190332622453) ingin memberikan tanggapan. Informasi yang dituliskan pada essay sudah sangat jelas dan bagus. Namun penggunaan tanda baca sebaiknya diperbaiki.

    ReplyDelete
  10. Saya YUSUF ADI PRADANA (190332622429) mau bertanya, menurut Akbar Narayana bagaimanakah orang yang bahasa daerahnya tidak murni atau akulturasi dari beberapa bahasa, seperti anak jaksel. apakah bahasa daerah mereka wajib dilestarikan?

    ReplyDelete

Post a Comment