INKA PRATIWI SHOLIKAH_190521648807_S1 PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN
Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Resmi dan Bahasa Nasional. Bahasa Inggris sebagai Bahasa Internasional. Bahasa Daerah atau Lokal sebagai Identitas
Dalam penggunaan kehidupan sosial, lingkungan keluarga dan dalam forum dan karya ilmiah. Bahasa yang diprioritaskan untuk menididik anak
Penggunaan Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Resmi dan Bahasa Nasional berarti Bahasa Indonesia tidak mengikat pemakainya agar sesuai dengan kaidah kebahasaan atau kaidah dasa. Bahasa Indonesia dapat digunakan dalam keadaan nonresmi dan resmi, sehingga dalam pergaulan penggunaannya mementingkan makna yang disampaikan. Dalam penggunaan Bahasa Indonesia dalam konteks Bahasa Nasional dapat dilakukan dengan bebas dengan tetap menggunakan ujaran yang baik dalam lisan, tulisan dan kineksiknya dan kebebesan dalam ujaran ditentunkan berdasarkan konteks pembicaraan. Sedangkan Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Resmi berarti dalam penggunaannya mengikat pemaikanya untuk menyesuaikan dengan kaidah, tertib, cermat, masuk akal, lengkap dan baku.
Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Nasional
1. Identitas Nasional
2. Kebanggan Bangsa
Hal ini dibuktikan bahwa penggunaan Bahasa Indonesia sejak masa penjajahan hingga sekarang berbeda dengan bangsa lainnya yang harus menggunakan bahasa persemakmuran.
3. Alat komunikasi
Indonesia memiliki berbagai macam bahasa sehingga perlu ditentukannya satu bahasa yang digunakan sebagai pemersatunya. Penggunaan Bahasa Indonesia dalam berbagai macam media publikasi membuktikan bahwa Bahasa Indonesia sebagai Alat komunikasi Bangsa dengan berbagai macam keberagaman ini.
Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Resmi
1. Bahasa resmi kenegaraan
Hal ini dibuktikan dengan penggunaan Bahasa Indonesia dalam Naskah Proklamasi Kemerdekaan RI 1995, sehingga Bahasa Indonesia mulai dipergunakan dalam setiap acara dan kegiatan resmi pemerintahan maupun kelembagaan.
2. Pengantar dalam dunia pendidikan
Penggunaan Bahasa Indonesia dalam buku cetak dari berbagai jenjang pendidikan membuktikan bahwa Bahasa Indonesia sebagai pengantar dan pengembang sehingga Bahasa Indonesia disebut bahasa ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia.
3. Penghubung pemerintahan kepada masyarakat luas
Pemerintahan dalam menjalankan pemerintahan baik pada tingkat daerah hingga tingkat pusat untuk mempermudahkan hubungan komunikasi dalam perencaan dan pelaksanaan pemerintahan serta pembangunan. Dengan penggunaan Bahasa Indonesia ini diharapkan dapat mempercepat informasi yang disampaikan dan tepat untuk diterima kepada masyarakat luas.
4. Pengembangan kebudayaan, ilmu dan teknologi
Sama halnya Bahasa Indonesia sebagai pengantar pendidikan dan penguhubung pemerintahan terhadap masyarakat luas tujuan dalam menggunakan adalah memudahkan untuk menyampaikan informasi dengan cepat dan tepat. Maka dari itu Bahasa Indonesia berfungsi sebagai Bahasa Pemersatu Bangsa yang memiliki berbedaan dengan kebudayaan daerah.
Bahasa Internasional adalah alat penghubung seluruh masnyarakat dunia agar dapat berkomunikasi dengan mudah karena kerberagaman bahasa di Dunia. Frasa Bahasa Internasional sekurang-kurangnya mengacu pada empat konsep, yaitu (1) Bahasa Resmi PBB, (2) Bahasa perhubungan antarnegara, (3) Bahasa Inggris sebagai bahasa dunia, dan (4) Bahasa Esperanto.
Bahasa Internasional
(a) Kategori EGIDS (Lewis dan Siwon), Indikator secara luas dalam (a) pedagangan, (b) pertukaran ilmu pengetahuan, dan (c) kebijakan Internasional. Bahasa: Inggris, Prancis, Spanyol, Rusia, Arab dan Mandarin
(b) Skala Tipologi Bahasa (Walter), Indikator; (a) memiliki sejarah panjang penggunaan bahasa dalam ragam tulisan, (b) digunakan sebagai bahasa nasional atau bahasa resmi beberapa negara, (c) digunakan sebagai sarana dalam bidang bisnis, bidang pendidikan, bidang ilmu pengetahuan, dan diplomasi. Bahasa: Inggris, Prancis, Spayol, Arab, Jerman, dan Portugis.
Konsep ketiga menunjukan keterkaitan dengan luasnya pengaruh Bahasa Inggris dalam bidang politik, bidang ekonomi, dan bidang ipteks. Bahasa Internasional adalah Bahasa Inggris. Karena banyaknya negara yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa yang harus dikuasai oleh masyarakatnya, membuatnya menjadi Bahasa Internasional yang banyak penuturannya. Namun, pada faktanya Bahasa Inggris merupakan Bahasa ke-empat yang penuturan di Dunia dan peringkat ke-satu adalah Bahasa Mandarin. Maka hal ini membuktikan bahwa untuk menjadi Bahasa Internasional tidak mengharuskan suatu bahasa harus menjadi bahasa yang paling banyak penuturannya. Namun, faktor dari keberkuasaan negara dalam bidang-bidang yang terhubung dari berbagai negara Dunialah yang membuatnya menjadi Bahasa Internasional atau bahasa pengantar utama seluruh Dunia. Selain itu, bahasa Inggris salah satu bahasa tertua di Dunia. Bahasa Inggris memiliki perkembangan kosa kata yang pesat dalam satu tahun sekitar 8.500 perkembangannya!
Bahasa Daerah atau Lokal sebagai Identitas
Negara Indonesia adalah negara yang memiliki keistimewaan yang memiliki Bahasa Nasional yaitu Bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar dalam kehidupan sehari-hari dan bahasa resmi kenegaraan. Selain itu Negera Indonesia memiliki 718 Mother Language (data Kemendibud) yang telah teridentifikasi di Indonesia. Mother Language atau bahasa ibu merupakan bahasa yang digunakan pertama kali oleh seorang anak yang diperoleh dari lingkungannya. Pemerolehan Mother Language merupakan prinsip dalam suatu keluarga dalam mengenalkan bahasa pertama kali kepada seorang anak. Mother Language atau bahasa ibu memiliki makna mengenai latar belakang suatu keluarga. Hal ini penting untuk menanamkan identitas karakter budaya dari suku bangsa. Bahasa daerah sebagai bahasa kearifan lokal adalah salah satu kekayaan yang dimiliki bangsa Indonesia. Dan keberadaan bahasa daerah dilindungi melalui Undang-Undang Dasar Tahun 1945 Pasal 32 Ayat 2 yang berbunyi Negara menghormati dan memelihara Bahasa Daerah Sebagai Kekayaan Budaya Nasional. Dan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 Pasal 1 menyatakan bahwa Bahasa Daerah adalah Bahasa yang Digunakan secara Turun-Temurun oleh Warga Negara Indonesia di Daerah-Daerah di Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
(a) Dalam penggunaan kehidupan sosial, lingkungan keluarga dan dalam forum dan karya ilmiah. (b)Bahasa yang diprioritaskan untuk menididik anak.
(a) Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Nasional dan Resmi memiliki maksud yang berbeda dan kebebasan yang berbeda dalam penggunaannya sehingga dalam kegiatan berbahasa pada lingkungan sosial, lingkungan keluarga memiliki kecenderungan dalam menggunakan Bahasa Daerah dan Bahasa Indonesia pada konteks non-resmi yang tetap disesuaikan dengan pembicara dan lawan bicaranya. Untuk menyetarakan kedudukan ketika bahasa tersebut perlu dibedakan dimana dan kapan kita menggunakan bahasa tersebut. jika pada forum dan kepenulisan karyailmiah yang bersifat resmi maka penggunaan bahasa Indonesia sebagai Bahasa Resmi yaitu mempergunakan dan memperhatikan kaidahnya, tertib, cermat, masuk akal, lengkap dan baku. Sedangkan pada forum adat maka bahasa daerah yang dipergunakan karena hanya di hadiri oleh tokoh-tokoh masyarakat sekitar dan juga bahasa daerah adalah alat komunikasi keseharian masyarakat setempat. Pengunaan bahasa pada lingkungan sosial dan lingkungan keluarga dapat menggunakan ketiga kedudukan bahasa yaitu Bahasa Nasional, Bahasa Internasional dan Bahasa Inggris karena keberagaman masyrakat dalam kehidupan dan kegiatan sosial yang kita hadapi. Maka dapat disimpulkan dalam kegiatan berbahasa kegiatan dan jenis aktivitas memiliki penggunaan kedudukan bahasa yang berbeda sehingga kegunaan bahasa sebagai alat komunikasi dan pemersatu dapat berjalan seimbang terhadapa ketiga kedudukannya dan tidak melupakan identitas bangsa itu sendiri.
(b) Bahasa pertama erat sekali dengan pembentukan identitas suatu anak, yang senada dengan kutipan Hartati dkk (2009:48) yang menjelaskan bahwa bahasa adalah media yang dipergunakan anak untuk memperoleh nilai-nilai budaya, moral, agama, nilai-nilai lain yang hidup di masyarakat. Pemperolehan bahasa pertama erat kaitannya dengan perkembangan sosial anak dan karena itu erat hubungannya dengan pembentukan identitas sosial. Dan perlu diketahui juga bahwa bahasa daerah atau lokal yang juga disebut Mother Language adalah bahasa yang digunakan pertama kali oleh seorang anak yang diperoleh dari lingkungannya. Mother Language merupakan hal penting dalam penanaman identitas karakter budaya dari suku bangsa. Menjadikan Mother Language sebagai bahasa pertama dan yang diperoleh oleh anak adalah salah satu upaya dalam menginternalisasikan nilai, budaya, norma, karakter, dan identitas kearifan lokal dari suatu budaya daerah hingga hal ini akan memperkokoh pembangunan nasional bangsa Indonesia yang mampu mempertahankan nilai dan budaya yang tertanam dalam identitas pribadi saat berhadapan dengan pengaruh budaya asing yang semakin lama arusnya tak lagi terbendung diera globalisasi ini. lalu Bahasa Indonesia merupakan Prioritas ke-dua yang harus diajarkan kepada anak untuk mempermudahkannya berkomunikasi dengan masyarakat nasional. Sedangkan upaya orang tua dalam mengembangkan keterampilan anak dapat dilakukan pada usia 7 tahun saat anak berada disekolah dasar. Dilansir dari Sahabat Keluarga Kemendikbud, pada penelitian di Boston Amerika Serikat menyarankan anak memperoleh belajaran bahasa Asing secara optimal sebelum usia 10 tahun.
Kesimpulan
Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Resmi dan Bahasa Nasional, Bahasa Inggris sebagai Bahasa Internasional dan Bahasa Daerah atau Lokal sebagai Identitas memiliki fungsi yang berbeda dalam penggunaannya. Sehingga dalam kehidupan ketiganya harus dipergunakan pada waktu dan kegiatan berbahasa yang tepat tanpa melupakan satu diantaranya, sehingga keberagaman bahasa lokal dan Bahasa Indonesia tetap berlangsung hingga sekarang dan nanti. Karena Bahasa Internasional yang diprioritaskan sering membuat anak tidak memahami bahasa ibu atau Mother Language, yang dapat mengakibatkan anak kehilangan identintas suku bangsannya. Maka pembelajaran bahasa asing yang memiliki tujuan memudahkan dalam berkomunikasi di era globalisasi ini, diharapkan tidak menghilangkan identitas suatu bangsa dan melupakan bahasa daerah yang harus dihormati dan dipelihara agar tetap terjaga kelestariaannya sebagimana yang tertulis pada UU.
Daftar Pustaka
Sartono.2020. Bahasa Internasional, online,(http://badanbahasa.kemdikbud.go.id/lamanbahasa/artikel/3100/bahasa-internasional diaskes pada 9 September 2020)
M. Taufik, Rina Yuliana, Indhira Asih V.Y, Maya Kuswati, Ayzhi Rizhyalita, Satria Anggara. 2017. Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Volume 2 Nomor 1. MLI Cabang Untirta dan HISKI Banten.
Putri Permata Danastri. Juni 2018. Ini Alasannya Kenapa Bahasa Inggris Menjadi Bahasa Internasional, online,(https://bobo.grid.id/read/08882252/ini-alasannya-kenapa-bahasa-inggris-menjadi-bahasa-internasional?page=all diasker pada 9 september 2020)
its really good, bahwa bahasa utama adalah bahasa ibu yaitu bahasa daerah dan diikuti bahasa Indonesia
ReplyDeleteEsai sangat informatif karena didukung dengan teori-teori yang kuat
ReplyDeleteSaya fahmi satriya
ReplyDeleteEsai nya sangat bisa dipahami,bahasanya mudah untuk dipahami
penulisan Esai dan pemilihan bahasa yang komunikatif, sehingga esai mudah dipahami
ReplyDeleteMakasih kak sangat membantu sekali buat tugas"
ReplyDeleteArtikel yang bermanfaat, dari sini kita menjadi tau, Mother Language tidak hanya membuat anak mudah berkomunikasi di usia dini, tetapi juga menjunjung tinggi norma, budaya, dan karakteristik kearifan lokal.
ReplyDeleteMakasih kak infonya seputar bahasa sehari hari, sangat bermanfaat sekaliiiii :<3
ReplyDeleteterima kasih kak, informasi sangat membantu dan kalimatnya mudah dipahami. keep fighting and never surrender!
ReplyDeleteTERIMAKASIH KAK ATAS INFONYA:))
ReplyDeleteKeren, sangat ringan dimengerti segala kalangan, terus menulis!
ReplyDeleteMudah dimengerti, terimakasih infonya sangat membantu. Terus berkarya!
ReplyDeletemakasihh kak bagus bangett😇 dan informasinya membantu
ReplyDeleteEssainya sangat bagus karena didukung oleh teori-teori yang kuat dari berbagai sumber dan ulasan yang mudah dipahami oleh pembaca
ReplyDelete