FANNY IGA WIDIASTUTI_190521648876_S1 PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN
Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Resmi dan Bahasa Nasional. Bahasa
Inggris sebagai Bahasa Internasional. Bahasa Daerah/Lokal sebagai identitas
Bahasa adalah segala sesuatu yang dilakukan dengan tujuan
untuk berkomunikasi baik secara lisan, tulisan, maupun isyarat. Atau lebih
singkatnya bahasa adalah alat komunikasi. Dalam kehidupan interaksi sosial
masyarakat Indonesia, bahasa Indonesia digunakan sebagai bahasa resmi dan
bahasa nasional. Bahasa Inggris sebagai bahasa internasional, serta bahasa
daerah atau lokal sebagai identitas perorangan/kelompok/ras/suku dan budaya
lokal.
Penggunaan bahasa juga harus disesuaikan
dengan situasi dan kondisi yang sedang terjadi di sekitar. Misalnya, jika kita
sedang berada di suatu forum dan hendaknya kita menggunakan bahasa indonesia
yang baku. Karena kegiatan yang diselenggarakan bersifat formal. Jikalau forum
ini berada di tingkat internasional hendaknya kita menggunakan bahsa Inggris
supaya dapat dipahami dan dimengerti oleh seluruh peserta. Selanjutnya mengenai
penggunaan kata/bahasa dalam penulisan ilmiah. Dalam penulisan ilmiah sama
halnya dengan forum. hendaknya kita menggunakan bahasa indonesia yang formal
sesuai dengan KBBI atau bahasa inggris.
Dalam lingkungan sosial
maupun keluarga, pada saat ini mayoritas bahasa yang digunakan dalam interaksi
kehidupan sehari-hari adalah bahasa indonesia, terlebih lagi pada wilayah kota.
Namun, masih banyak juga di beberapa daerah masih kental menggunakan bahasa
daerah setempat. Seperti di daerah tempat saya tinggal, bahasa yang digunakan
untuk komunikasi setiap hari adalah bahasa jawa. Dengan demikian, dimanapun
kita berada, bahasa apapun yang digunakan, kita harus tetap memperhatikan tata
bahasa dan juga etika supaya tetap menghormati yang lebih tua dan juga tidak
menyakiti lawan bicara.
Dengan
adanya banyaknya bahasa yang digunakan untuk komunikasi dalam kehidupan
sehari-hari ini, kelak jika saya menjadi orang tua, sebagai sosok
pemberipelajaran pertama kepada anak, utamanya dalam berkomunikasi Saya akan
memprioritaskan basa daerah (bahasa jawa) untuk saya ajarkan kepada anak saya
kelak. Mengapa demikian, karena dengan mengajarkan bahasa daerah sejak dini,
mereka akan lebih mudah berkembang di lingkungan sekitar tempat tinggal dan
juga memahami etnik dia berasal. Secara tersirat, orang suku jawa yang tinggal
di pulau jawa pula dituntut untuk memiliki ketrampilan berkomunikasi
menggunakan bahasa jawa. Ketrampilan yang saya maksud adalah dapat
memilah-milah tingkatan bahasa yang digunakan untuk berkomunikasi seperti krama
alus digunakan untuk berkomunikasi dengan orang yang lebih tua,sedangkan ngoko
digunakan untuk berkomunikasi dengan orang yang lebih muda. Pada saat ini
banyak sekali orang tidak bisa berbahasa jawa atau orang tua biasa mengatakan wong jawa ilang jawane. Lalu untuk
bahasa Indonesia dan bahasa inggris pasti akan mendapatkan dari lingkungan
sekolah mereka. Semakin beranjak dewasa, lingkungan pergaulan anak akan lebih
banyak menggunakan bahasa indonesia. Karena lingkup pergaulan semakin meluas,
bukan lagi hanya berinteraksi dengan tetangga, akan tetapi berganti dengan
orang baru yang berasal dari daerah yang berbeda atau bahkan luar negeri.
Dengan bergaulnya bersama orang baru ini, secara otomatis anak akan terbiasa
menggunakan bahasa indonesia/inggris. Seiring berjalannya waktu, maka
ketrampilan anak dalam berbahasa Indonesia/inggris ini tentunya juga akan
meningkat. Walaupun memprioritasakan bahasa jawa sebagai ajaran utama, tetapi
saya juga tetap memperkenalkan dasar-dasar berkomunikasi menggunakan bahasa
indonsia dan inggris
Dibuat oleh : Fanny Iga widiastuti
Saya Inka Pratiwi Sholikah(190521648807) esai ini menggunakan mudah dimengerti oleh kalangan umum sehingga maksud dari esai ini dapat tercapai dengan baik. dan saya setujug dengan pendapatnya bahwa bahasa lokal atau daerah adalah bahasa yang pertama kali dikenalkna kepada seorang anak.
ReplyDeleteSaya Maulana Ilham (190521648828), esai yang Anda buat sudah melengkapi keluh kesah yang ada di khalayak umum
ReplyDeletesaya fahmi satriya,menurut saya penulisannya isinya juga bisa dipahami sudah pas tetapi tolong diperhatikan tanda bacanya lagi
ReplyDeleteSaya Hendra Prasastyo (190521648906). Artikel ini sungguh menarik perhatian dikarenakan pembahasan di dalam artikel ini sendiri menitik beratkan pada hal berbahasa sesuai etika pada lingkungan masyarakat sehingga masyarakat akan lebih tau tentang memilih tata bahasa yang akan digunakan kepada lawan bicaranya. dan juga mengajarkan bahasa lokal kepada keturunan yang akan datang merupakan sesuatu kegiatan untuk melestarikan budaya lokal.
ReplyDeleteSaya Tiara Nur Aulia Safira ingin memberikan pendapat kepada esai ini, menurut saya sudah bagus namun bisa ditambahkan lagi untuk kesimpulan nya
ReplyDeleteterima kasih