Linda Nur Azizah_190332622435_Kimia Murni
Bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi dan nasional, Bahasa Inggris sebagai bahasa Internasional dan bahasa daerah atau lokal sebagai identitas perorangan/kelompok/ras/suku dan budaya lokal
Bahasa merupakan alat yang digunakan untuk berkomunikasi dengan orang lain baik melalui tulisan ataupun lisan. Terdapat tiga bahasa yang sering digunakan di sekitar kita, yaitu Bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi dan nasional, Bahasa Inggris sebagai bahasa internasional, dan bahasa daerah atau lokal sebagai identitas perorangan maupun kelompok lokal. Ketiga bahasa tersebut mempunyai porsi masing-masing dalam penggunaannya.
Penggunaan Bahasa Indonesia berkembang secara pesat seiring ditetapkan menjadi bahasa negara dan memiliki kedudukan secara hukum dalam UUD 1945 pada pasal 36. Tidak hanya itu, kedudukan hukum Bahasa Indonesia masih diperkuat oleh UU No. 24 tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara. Di dalam sebuah forum yang bersifat lokal atau nasional harus menggunakan Bahasa Indonesia sebagai alat untuk berkomunikasi. Tidak menutup kemungkinan Bahasa Inggris juga bisa digunakan dalam sebuah forum dengan adanya tujuan khusus.
Penulisan karya ilmiah biasanya menggunakan Bahasa Indonesia sesuai dengan PUEBI (Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia). Penulisan abstrak merupakan salah satu contoh penggunaan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris dalam porsi yang tepat karena menggunakan dua bahasa sekaligus. Sebaiknya kita juga harus menguasai Bahasa Inggris untuk memperluas pengetahuan. Biasanya seseorang yang menguasai Bahasa Inggris akan lebih mudah menggunakan publikasi ilmiah internasional sebagai referensi, dimana hal tersebut bisa meningkatkan kualitas dari sebuah karya ilmiah yang dibuat.
Di lingkungan sosial, kita berkomunikasi menggunakan bahasa yang disesusaikan dengan lawan bicara kita. Jika berada di lingkungan orang dengan daerah asal yang berbeda maka kita bisa menggunakan Bahasa Indonesia, sedangkan saat berada di lingkungan sekitar yang mayoritas penduduk asli daerah tersebut maka kita bisa menggunakan bahasa daerah. Kesopanan dalam berbahasa juga perlu diperhatikan saat kita berkomunikasi, apalagi dengan orang yang lebih tua. Penggunaan bahasa di lingkungan keluarga tergantung dengan kebiasaan komunikasi kita sehari-hari. Biasanya mayoritas orang menggunakan bahasa daerah saat berkomunikasi di lingkungan keluarga karena Bahasa Indonesia terkesan lebih formal jika digunakan di lingkup keluarga. Akan tetapi tidak menutup kemungkinan jika Bahasa Indonesia digunakan sebagai bahasa sehari-sehari di lingkungan keluarga yang tinggal di kota-kota besar.
Bercermin dari perkembangan teknologi dan juga globalisasi yang menggeser penggunaan bahasa di kehidupan sehari-hari. Kelak saat saya menjadi orang tua, saya akan lebih memprioritaskan bahasa daerah sebagai bahasa pertama yang akan diajarkan kepada anak. Apalagi daerah tempat tinggal saya yang ada di Jawa dengan segala macam jenis tingkatan kebahasaan mulai dari ngoko sampai halus akan memberikan etika yang baik untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Seiring dengan pertumbuhan anak dan ruang lingkup sosialisasi yang lebih luas, nantinya saya akan mengajarkan penggunaan Bahasa Indoesia yang baik dan benar, mengingat bahwa Bahasa Indonesia merupakan identitas bangsa Indonesia. Selebihnya nanti di bangku sekolah anak juga akan mendapatkan pelajaran Bahasa Inggris yang bisa menambah pengetahuan dan wawasan baru mengenai bahasa asing.
saya Tiara Nur Aulia Safira ingin bertanya, kenapa anda lebih memprioritaskan mengajarkan bahasa daerah dahulu daripada bahasa indonesia?
ReplyDeleteterima kasih
Saya ijin bertanya bagaimana jika anak anda nanti akan lebih mahir berbahasa Inggris daripada berbahasa Indonesia?
ReplyDeletesaya maghfira safa ingin bertanya, bagaimana jika suatu saat anda tidak tinggal di daerah asal anda dan pergi merantau di daerah luar pulau atau bahkan luar negeri, apakah anda akan tetap mengajarkan bahasa daerah asal anda? atau anda akan mengajarkan bahasa daerah sekitar tempat tinggal anda yang mana sangat besar kemungkinan juga Anda sendiri tidak menguasai bahasa tersebut
ReplyDeleteSaya Erni Hidhayatur Rohmah. Saya setuju sekali dengan apa yang disampaikan mbak Linda bahwa kesopanan dalam berbahasa perlu diperhatikan ketika berkomunikasi. Berbicara dengan orang yang lebih tua harus sopan dan tidak menyakiti hati. Akan tetapi, kebanyakan anak jaman sekarang berbicara tidak sopan bahkan berteriak kepada orang yang lebih tua. Bagaimana tanggapan anda mengenai hal ini?
ReplyDeleteEsainya bagus, disertai dengan contoh-contoh nyata penggunaan bahasa dalam kehidupan sehari-hari yang dideskripsikan dengan jelas. Namun sebagai saran, mungkin untuk penggunaan kata dalam bahasa asing, seperti 'ngoko' bisa dituliskan dengan cetak miring.
ReplyDeleteHanya sekedar saran untuk membenarkan kata yang seharusnya "Indonesia" pada baris keenam paragraf kelima.
ReplyDeleteTerima Kasih
Halo linda. Esaimu bagus. Namun saya ingin bertanya sedikit. Bila suamimu bukan orang Jawa (daerah lain), bahasa daerah mana yang akan kamu ajarkan kepada anakmu?
ReplyDeleteBukankah kesopanan dalam berbahasa juga bisa dilakukan dengan Bahasa Indonesia?
Terimakasih
An Naas Amalia Rahardja Putri
(190332622474)
Saya setuju dengan pernyataan saudara bahwa penggunaan bahasa harus melihat dengan siapa kita berbicara, agar bisa tersampaikan dengan jelas dan diterima dengan jelas juga sehingga ada timbal balik.
ReplyDeleteRafa Alistiyaning Nur Azizah (190332622436)
Saya Nanda Fani (190332622453) ingin memberikan tanggapan. Essay sudah ditulis sangat bagus dan berbobot. Saya hendak bertanya, apakah anak Anda nantinya tidak akan Anda ajarkan Bahasa Inggris sebelum usia masuk sekolah? terima kasih
ReplyDelete